Anak Mantan Pejabat Kota Bogor Terlibat Tawuran

BOGOR, www.kabar1.com – Saat ditemui di Mapolsek Bogor Tengah Kota Bogor, FM (14) bocah SMP yang mengemudikan mobil secara ugal-ugalan ini, diketahui merupakan anak bungsu mantan anggota DPRD Kota Bogor.

Saat ditanya sejumlah wartawan, FM mengaku jika dirinya yang ngebut mengemudikan mobil serta menabrak kedua korban Nur Fatimah (23) dan Hendra (21), tepat didepan Kantor Kesbangpol, Jalan Kesehatan, Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat (27/10/2017).

“Iya saya yang nyupir dan nabrak orang yang pake motor,” aku FM.

Disinggung alasan ngebut saat mengendari mobil, siswa kelas 9 SMP Negeri 11 ini berkilah, bahwa ia bersama kedua temannya di kejar sejumlah siswa dari SMP 19 dan akan dibacok menggunakan senjata tajam jenis clurit.

“Bacokin… bacokin… bacokin, kata anak SMP 19 ke saya. Saya takut terus kabur ngebut pake mobil sama dua orang temen saya itu,” kilahnya.

Sementara ES ayah kandung FM yang datang ke mapolsek Bogor Tengah tak ingin memberikan komentar apapun saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, dua orang Satgas Pelajar Kota Bogor mengejar mereka karena ketahuan akan tawuran di sekitar jalan Pemuda. Namun saat dikejar, FM bersama sejumlah temannya kabur menggunakan mobil dan sepeda motor masuk ke kawasan GOR Pajajaran hingga akhirnya menabrak pengendara motor saat berbelok ke Jalan Kesehatan.

“Mereka ini mau tawuran, kita coba bubarkan. Tapi karena ada beberapa diantaranya ketahuan membawa senjata tajam langsung kita amankan. Sedangkan FM naik mobil dan yang lainnya yang pake motor langsung kabur, makanya kita kejar,” jelas Martin yang diamini Arif Satgas Pelajar.

Sebelumnya, terang Martin, mobil sedan jenis Great Corolla warna Gold bernopol B 1258 SEO yang dikemudikan FM tersebut, terparkir di taman heulang.  Sementara puluhan pelajar lainnya yang merupakan gabungan dari SMPN 11, SMPN 12, Borcess, dan Mts Abror diamankan Satgas Pelajar dan pihak Kepolisian beserta sejumlah barang bukti berupa senjata tajam. (Bstn).




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.