Curanmor Tinggi, Kapolda Jabar Bakal Bentuk Timsus

BOGOR, kabarsatu.com– Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Agung Budi Maryoto akan membentuk tim khusus untuk memburu para pencuri kendaraan yang berkeliaran di wilayah hukumnya. Tak hanya itu, jenderal bintang dua ini juga sudah menginstruksikan kepada anak buahnya dilapangan untuk memberikan tindakan tegas jika ada pelaku kejahatan yang melawan dan mengancam nyawa.

“Trennya masih tinggi, satu minggu itu sekitar 70 unit kendaraan hilang dicuri. Makanya Polda akan bentuk tim khusus yang menangani curanmor,” ungkapnya saat mengunjungi Mapolres Bogor, Cibinong, Kamis (28/9/2017).

Agung mengakui, trend kasus curanmor masih cukup tinggi diwilayah hukum Polda Jabar bahkan ditingkat teratas. Menurutnya, sebagain besar yang menjadi sasaran para pelaku kejahatan ini yaitu kendaraan roda dua yang lebih mudah untuk disebunyikan dibandingkan kendaraan roda empat.

Sementara itu, dalam ekspose kasus yang digelar Mapolres Bogor, sebanyak 5 tersangka diduga sebagai penadah motor di Lapangan Sepak Bola Kampung Angsana, Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berhasil diciduk oleh Polisi Resort (Polres) Bogor.

Tak hanya itu, status penadah motor itupun dikuatkan dengan proses penangkapan saat hendak melakukan pengiriman 12 motor tahap kedua dengan tujuan Lampung. Barang bukti (barbuk) lainnya yang berhasil diamankan oleh Polres Bogor diantaranya 12 STNK diduga dipalsukan datanya, uang tunai Rp10 juta, dan 1 unit kendaraan truk.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kabupaten Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan mengungkapkan, pihaknya masih menindaklanjuti penyelidikan untuk kasus curanmor terutama untuk pelakunya.

“Saat pengiriman yang kedua, kita amankan tersangka serta barang bukti lainnya. Diduga mereka menggunakan plat palsu semua karena tidak sesuai nomor rangka mesin, pengakuan tersangka motor tersebut dari Tangerang,” katanya.

Bimantoro melanjutkan, penadah motor yang berhasil diringkus itu sebagai penadah besar karena bisa dilihat dari modalnya yang menggunakan truk besar. “Oleh karena itu, pelaku masih dikembangkan dalam penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.FUZ




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.