Dedie Ingin Kota Bogor Jadi Kota Wisata Mandiri

BOGOR – Wakil Wali Kota, Dedie A. Rachim berharap, Kota Bogor bisa menjadi Kota Wisata Mandiri. Hal ini diucapkannya saat membuka kegiatan futsal bersama sejumlah pengelola hotel yang tergabung dalam Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bogor Raya di Cimahpar Futsal Sport Club, Senin (24/02/2020) pagi.

Pada kegiatan itu, Dedie juga mengatakan bahwa industri perhotelan di Bogor perlu mengantisipasi rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan. Sebab, menurutnya, rencana pemindahan tersebut akan berdampak pada jumlah okupansi pengunjung yang rutin menginap di Bogor.

Baca juga :  Hitung-Hitung Peta RZ-Badra

“Kota Bogor yang secara geografis dekat dengan Jakarta sebagai Ibu Kota negara, banyak mendapat keuntungan secara ekonomi dari Jakarta. Bogor memiliki lebih dari 100 hotel bintang dan melati. Tingkat hunian selalu tinggi, karena banyak kegiatan dari kementerian dan lembaga, maupun kegiatan dari swasta, yang diselenggarakan di Kota Bogor,” katanya.

Baca juga :  Penghuni Apartemen Easton Park Minta Manajemen Gedung Bentuk P3SRS

Menurut Dedie, jika Ibu Kota negara pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur, lalu siapa yang akan mengisi kegiatan-kegiatan di hotel berbintang maupun hotel biasa di Bogor. Hal tersebut perlu disikapi oleh industri perhotelan agar jumlah okupansi yang menginap bisa tetap tinggi.

“Kota Bogor harus dapat menyiapkan diri sebagai kota wisata yang mandiri sehingga tidak tergantung pada Ibu Kota negara yang akan pindah. Kita mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi dalam menyikapi rencana pemindahan Ibu Kota negara nantinya,” ucapnya.

Baca juga :  Percepat Hasil Tes Swap Keluar, Pemkot Bogor Ajukan Laboratorium IPB

Kegiatan IHGMA Sport Day ini merupakan ajang silaturahmi antar pengelola hotel se-Bogor. IHGMA rutin menyelenggarakan sejumlah turnamen olahraga antar pengelola hotel, diantaranya kejuaran futsal, badminton, dan tenis meja. */WAN