Diduga Bocor, Satpol PP Hanya Menjaring 11 PSK

CIANJUR, kabar1.com – Satpol PP Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali mengamankan 11 perempuan Pekerja sek Komersial (PSK) diwilayah hukum Kecamatan Pacet, Sabtu (14/7).

Operasi yang digelar Satpol PP Kabupaten Cianjur, serta dibantu Muspika Kecamatan Pacet itu digelar sekitar pukul 22:30 WIB, hingga pukul 03:00 WIB. Dengan target Kos-kosan dan penginapan diduga dijadika praktek prostitusi.

Plt Kepala Satpol PP Cianjur, Hendrik Prasetyadhi, mengatakan razia yang digelar Muspika Kecamatan Pacet ini, bertujuan untuk menegakan Peraturan Daerah (Perda) Cianjur No 21 tahun 2000.

Baca juga :  Dansektor 21 Meminta Komiten Dua Pabrik Tandatangani Surat Pernyataan

“Isinya tentang larangan pelacuran serta Perda No 13 tahun 2013 tentang pengendalian dan penegakan penyakit masyarakat di wilayah Cianjur. Kami juga banyak mendapat laporan warga,” katanya kepada wartawan, disela kegiatan, Minggu (15/7).

Maka dari itu, pihaknya menyisir rumah kosan, kontrakan dan penginapan yang diduga dijadikan tempat asusila di sejumlah wilayah terutama di Cianjur utara Kecamatan Pacet. Pada razia untuk kesekian kalinya, pihaknya menjaring 11 wanita diduga pekerja seks komersil, satu buah mobil yang digunakan untuk membawa PSK.

Baca juga :  Radio Trimekar FM, Beri Bantuan ke Korban Banjir

“Satu buah kendaraan mobil jenis Avanza diamankan polsek Pacet di wilayah Kota bunga. Karena sudah beberapa hari menjadi target kami,” katanya.

Hendrik menjelaskan, ke 11 PSK tersebut akan didata terlebih dahulu, dan melakukan test VCT atau HIV/AIDS oleh Dinas Kesehatan Cianjur. “kami akan datang dulu, jadi belum tahu berapa orang yang akan dikirim ke panti yang ada di Sukabumi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, ditengah kegiatan pihaknya dihalangi salah seorang oknum aparat, diduga membekingi wilayah tersebut.

Baca juga :  Ratusan Siswa SMP, Ikuti lomba Kaulinan Urang Lembur

“Kami menjalankan perintah, dan sudah sesuai prosedur. kejadian malam ini (Kemarin -red) hanya miskomunikasi serta telah diselasaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Pacet, Muzani Soleh, menuturkan, salah satu target tempat hiburan yang menjadi target tidak berhasil didapati apa-apa dan diduga bocor.

“Kami targetkan Tempat Hiburan malam yang berada di Raja Fashion Outlet. Namun, disayangkan hanya berselang 20 menit keadaan tempat kosong diperkirakan bocor,” pungkasnya.DIE