Eks Sekda Kab Bogor Dipanggil KPK

JAKARTA – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (24/2/2020). Hal ini dibenarkan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan.

Adang dipanggil terkait kasus dugaan pemotongan anggaran dan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin. Adang dipanggil sebagai saksi untuk Rachmat Yasin.

Baca juga :  Warga RW 11 Bantarjati Rekam E-KTP di Saung Bhabinkamtibmas

“Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RY (Rachmat Yasin),” kata Ali Fikri.

Diketahui, Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam dua kasus dugaan korupsi. Pada kasus pertama, Rachmat diduga menyunat anggaran SKPD senilai Rp 8,9 miliar untuk keperluannya, termasuk kampanye pada Pilkada 2013 dan Pileg 2014.

Baca juga :  Cegah Corona, Ini Hasil Rapat Bupati dan SKPD di Lingkup Pemkab Bogor

Kasus kedua, Rachmat diduga menerima gratifikasi berupa 20 hektare lahan dan mobil Toyota Vellfire. Gratifikasi berupa lahan diduga diterima Rachmat terkait pengurusan izin pesantren di kawasan Jonggol. Sedangkan gratifikasi mobil diduga diterima Rachmat dari seorang pengusaha.

Baca juga :  Degradasi Lahan Puncak Akibat Ulah Manusia

Ini kedua kalinya Rachmat ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia sebelumnya pernah dipenjara selama 5,5 tahun karena terbukti menerima suap dalam kasus alih fungsi hutan di Kabupaten Bogor. */RIZ