Exs Karyawan PD Lebak Niaga Divisi Cluster Cipanas Pertanyakan Haknya

LEBAK, kabar1.com- Exs karyawan PD.Lebak Niaga yang berlokasi di kampung Hamberang desa Luhur Jaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, sampai saat ini masih mempertanyakan haknya setelah perusahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak tersebut bangkrut.

Menurut Aning Dori warga Desa Sipayung Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, bahwa seharusnya sebelum bangkrut pihak perusahaan tersebut melakukan penyelesaian berbagai kewajibannya terhadap para karyawannya terlebih dahulu, sehingga kami Exs karyawan tidak berpikir negatif terhadap seluruh pimpinan pada perusahaan tersebut.

Baca juga :  4 Desa Cianjur Diterjang Longsor

“Beberapa hak karyawan yang tidak diselesaikan oleh perusahaan itu seperti pembayaran gajih Poko karena perusahaan sebelum bangkrut pun tidak membayarkan gajinya selama empat bulan, dan juga Askes (Asuransi Kesehatan) selama mulai bekerja sampai perusahaan tersebut bangkrutpun tidak jelas seperti apa kelanjutannya,” Ujar Dori.

Baca juga :  Bengis, Begini Begal di Ciampea Beraksi

Namun anehnya kata Dori, pascapperusahaan itu bangkrut, harusnya sama sekali tidak ada aktivitas apapun, tetapi nyatanya masih saja ada oknum yang melakukan penggalian batu belah yang berada dilokasi Gunung Panggo. Tapi tidak tau kemana hasilnya.

Berdasarkan hal itu ia selaku exs karyawan berharap kepada pihak pemerintah kabupaten Lebak yang membawahi badan usaha tersebut segera membantu mencarikan solusinya sehingga hak-hak kami bisa segera kami terima.

Baca juga :  Sektor 21 Gencar Tutup Saluran Limbah Pabrik

“Kami ini orang tidak mampu, makanya apabila segala hak kami di berikan bisa kami gunakan sebagai modal usaha untuk bertahan hidup.” Pungkas Dori. (PIk)