Ini Faktor Kemacetan di Bocimi

BOGOR, www.kabar1.com – Kemacetan lalu lintas di jalur Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) kian hari semakin parah. Antrian kendaraan yang terus mengular hingga ke kawasan Cibadak, Sukabumi pun menjadi pemandagan sehari-hari yang tak terelakan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, pun coba menganalisa kesemrawutan yang diakibatkan pembangunan jembatan Cisalopa di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor ini.

Salah satu kesimpulan yang di dapat dari analisa tersebut perlu dua jembatan Bailey (Jembatan sementara-red). “Jembatan Cisadane kondisinya sudah sangat memprihatinkan, jembatan tersebut tinggal menunggu umur saja untuk ambruk,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama.

Hasby mengatakan, Kemacetan di jalur Bocimi kian tak terkendali. Kepolisian telah bekerjasama dengan Kementerian PU pusat segera merencanakan pembangunan jembatan ideal.  Namun sebelum jembatan tersebut dibangun, terlebih dulu dibuat jembatan bailey

Menurutnya, awal mula perencanaan jembatan bailey adalah dua buah. Namun karena harus menggunakan tanah masyarakat, maka perlu memberikan pengertian khusus. Tujuannya agar tanah tersebut dapat digunakan untuk jembatan bailey yang kedua. “Kemacetan terjadi karena beberapa faktor. Sistem buka tutup yang menyesuaikan volume kendaraan,” ungkapnya

Selain itu, Hasby kembali menjelaskan, sejak awal pihak kepolisian sudah menghimbau kepada para pengusaha truk. Terutama untuk mengoperasionalkan kendaraan truknya pada malam hari yakni pukul 19.00-05.00 WIB.  Namun kenyataannya masih banyak truk menggunakan jalur tersebut pada pagi hari. “Waktu ini  banyak aktifitas masyarakat,” jelasnya.

Faktor kemacetan lain  perilaku mengemudi yang tidak sabar.  Tak jarang petugas harus berjuang keras mengurai macet.  Bahkan, kata dia, petugas tak segan melakukan tindakan tilang. Penyebabnya, kendaraan roda empat yang melambung mengambil jalur sebelah kanan yang berlawanan arah.

Tentunya hal ini menyebabkan penguncian dan berdampak macet yang parah.  “Petugas kepolisian harus bolak balik mengecek jalur agar kendaraan tetap pada antriannya,” ucapnya

Oleh karenanya, dari petugas Kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat. Pertama, kendaraan kecil dapat menggunakan jalur memutar seperti jalur puncak dan memutar. Namun truk tetap gunakan jalur Cisalopa jika menuju Sukabumi.

Kendaraan pun dilarang untuk melambung atau berjalan berlawanan arah, karena akan menyebabkan kemacetan. Mengikuti jalur yang telah disiapkan petugas kepolisian. Kepada para pengusaha agar truk-truk,  digunakan harus berjalan pada malam hari. Waktu yang ditentukan yakni pukul 19.00-05.00 Wib. Tujuannya agar tidak berhimpitan dengan ramainya kendaraan roda dua.

Informasi dari pengembang pembuatan jalan direncakan di awal desember jembatan akan selesai. Jembatan akan memiliki lebih panjang dan lebar dibandingkan sebelumnya. “Tetap sabar dan tetap mengikuti antrian. Untuk  jembatan bally ke kedua akan terpasang pada tanggal 25 oktober 2017 yakni berkisar 2 minggu lagi,” tandasnya. FUZ




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.