Jasad Ibu dan Anaknya Ini Digotong Warga Pakai Sarung 7 Kilometer

SUKABUMI, kabar1.com – Rusaknya ruas jalan penghubung antar desa di Kecamatan Jampang Tengah, Kecamatan Sukabumi, benar-benar membuat susah warga. Tak hanya soal akses lalu lintas perekonomian tapi juga kebutuhan warga lainya.

Dari informasi yang diperoleh, gara-gara kerusakan jalan tersebut, Rina dan bayi dalam kandungannya meninggal dunia karena tak cepat dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk mendapat pertolongan persalinan. Rina dan bayinya meninggal dalam perjalanan saat dibantu warga untuk melahirkan.

Baca juga :  Parung Panjang Kota Seribu Truk

Mirisnya, kedua korban ini harus ditandu menggunakan kain sarung yang sangga dengan sebilah bambu. Korban harus digotong warga melintasi jalanan yang berliku dan becek sejauh 7 kilometer. “Diduga akibat kelamaan dibawa ke Rumah Sakit. Keduanya meninggal dalam perjalanan,” kata Rudi, suami almarhumah.

Baca juga :  Ini Versi Perayaan HUT RI Ala KAOS PL

Terkait kerusakan jalan ini, warga Jampang Tengah sendiri memang sudah sangat menantikannya selama 10 tahun. Namun sayang, usulan yang sudah tersepakati dengan pemerintah daerah melalui musyawarah di Kantor Kecamatan tak pernah terwujud.

Baca juga :  Macet Cilebut Bikin Ruwet dan Mumet

Warga pun lalu berinisiatif untuk bergotong royong dan secara swadaya membangun jalan tersebut. “Ini langkah inisiatif kami. Karena jalan ini sangat vital bagi warga. Memang seharusnya pemerintah yang bangun. Karena ini Jalan Kabupaten, tapi usulan kami tak pernah ditanggapi,” tandas salah seorang warga Jampang Tengah.WNK