Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Cek Penerapan PSBB di Bogor

BOGOR – Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Sufahriadi dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto lakukan pengecekan di Stasiun Kereta Api Cilebut Kecamatan Sukaraja dan di Terminal Baranangsiang Kota Bogor, Rabu (15/4/2020).

Pengecekan ini dilakukan dalam rangka pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskal Besar (PSBB) di Jawa Barat. Turut hadir dalam kesempatan ini, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan PSBB ini dilakukan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan, Satpol PP serta unsur dari TNI Kodim 0621 dan  bantuan khusus operasi (BKO) Dalmas Polda Jabar.

Baca juga :  Kadinsos Pandeglang : Ulah Macem-Macem dengan Hak Orang Miskin, Bisi Kawalat!

“Ada 12 titik Check Point yang masuk dalam zona merah, dan 5 check point perbatasan Kabupaten dan 58 Check point biasa. Jadi  total ada 75 check point.  Dalam Pelaksanaan PSBB ini, Polres Bogor menurunkan 700 personil ditambah bantuan 2 SSK Dalmas Polda Jabar tutur,” tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Baca juga :  Ketua Umum Parmusi : Pejabat Munafik Hanya Pancasilais Retorik

Kapolres Bogor mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan PSBB, pengecekan kesiapan sarana/prasarana Check Point serta membagi-bagikan masker kain kepada para pengguna jalan.

Ditanya bagaimana koordinasi Polda Metro Jaya dengan Polres Bogor, Polda Jabar terkait masuk dan keluar orang, Kapolres Bogor mengatakan, bahwa sosialisasi dan himbauan yang sudah di sampaikan berulang berupa menjaga jarak, memakai masker harus dipatuhi.

Baca juga :  Gubernur: Kebutuhan APD dan Masker di Jabar Akan Terpenuhi

Sementara bagi pengemudi kendaraan di jalan raya, yang tidak memakai masker, akan di berikan teguran.
Jika teguran pertama di langgar, maka akan di berikan peringatan oleh petugas di lapangan berupa surat.

“Untuk toko yang masih buka, akan kami koordinasi dengan Pemkab Bogor. Kita semua berharap, covid 19 ini cepat berlalu,”ujar AKBP Roland sambil menambahkan, tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Bogor terlihat baik dengan adanya banyak tempat wisata tutup. STR/WAN*