Ketua Umum Parmusi : Pejabat Munafik Hanya Pancasilais Retorik

JAKARTA, kabar1.com – ‘Pejabat Munafik’ ancaman terbesar bagi NKRI. Alasannya, pejabat ini tidak memiliki iman dan keyakinan dalam dirinya.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam usai melakukan upacara memperingati kemerdekaan RI ke-73 di DPP Parmusi, Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Baca juga :  Bayi 3 Bulan di Cibinong Positif Corona, Jubir Gugus Tugas Covid-19 : Kita Akan Rapid Tes Semua Keluarganya

“Itu ancaman berbahaya bagi NKRI. Dia bicara tentang Pancasila padahal tidak pernah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam hidupnya,” kata Usamah.

Dia mencontohkan, misalnya nilai sila ke-1 dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Konsekuensi dari nilai itu, pejabat harus taat beribadah, apapun agamanya.

Baca juga :  Warga Cilebut-Bojong Gede Minta Pintu Perlintasan KA

“Kalau dia seorang Muslim, jelas harus menomor satukan salat. Begitu pula dengan yang beragama lain, ibadah harus yang utama. Sehingga akan melahirkan sikap takut kepada Tuhan,” jelasnya.

Baca juga :  Fadel Muhammad Mundur dari Wabin Partai golkar

Menurut Usamah, jika seorang pejabat tidak melaksanakan nilai-nilai dalam Pancasila, maka tidak bisa dia mengklaim sebagai Pancasilais.

“Kalau cuma teriak saya Pancasila tapi korupsi maka dia bukan Pancasilais. Hanya Pancasilais retorik,” pungkasnya.STR/AHD