Patuhi Aturan Pemerintah, DKM Al-Itqon Tak Selenggarakan Shalat Jumat

istimewa

BOGOR – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Itqon, Parung, Kabupaten Bogor memutuskan untuk tak menyelenggarakan ibadah shalat Jumat. Kebijakan ini diambil berdasarkan kondisi darurat yang tengah terjadi saat ini.

Salah satu pengurus DKM Al-Itqon, H Sahrul mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan musyawarah pengurus mengacu pada instruksi Bupati, PDM Kabupaten Bogor, Surat Edaran MUI Kabupaten Bogor dan Maklumat MUI Kecamatan serta berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah dan PD Muhammadiyah Bogor.

Baca juga :  Muhamad Sabillilah Siap Jadi Jembatan Aspirasi

“Karena itu, kami DKM Al-Itqon memutuskan, dala rangka ikut serta menekan penyebaran wabah corona dan tindakan antisipasi penularan dari dan oleh antar kita dan jama’ah, maka diputuskan DKM Al-Itqon tidak menyelenggarakan Sholat Jumat berjamaah dan mempersilahkan kepada jama’ah untuk menggantinya dengan shalat dzuhur dirumah masing-masing,” paparnya.

Baca juga :  Lagi, Satpol PP Kabupaten Bogor Tutup Galian Liar

Lebih lanjut, Sahrul juga mengatakan, pengumuman ini telah disebarkan dikalangan jama’ah melalui surat edaran yang ditandatangani oleh Ketua DKM Al-Itqon, Ustad Acep Jarkasih dan Sekretaris, Dedih Sugiatna.

Seperti diberitakan kabar1.com, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa melalui surat Nomor 14  Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi wabah Covid-19. Fatwa ini ditandatangani Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Hasanuddin dan Sekretaris Asrorun Ni’am Sholeh, di Jakarta tanggal 16 Maret 2020 atau 21 Rajab 1434 H.

Baca juga :  Alumni 74 Bogor Gelar Tepang Sono Almamater SMANSA

Dalam fatwa itu, tertulis ketentuan hukum, yakni Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkannya terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams). WAN