Pemkab Cianjur Usulkan Kantor Imigrasi

CIANJUR, kabarsatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengusulkan adanya kantor perwakilan Imigrasi. Hal ini tak lepas dari banyaknya, jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sangat banyak dari wilayah tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, TKI ada 1.964 orang. Setiap bulannya, ada 50 TKI baru yang berangkat ke luar negeri. Jumlah tersebut memang menurun dibandingkan sebelum keluar moratorium TKI, dimana setiap bulan bisa mencapai 1.200 orang.

Wakil Bupati (Wabup) Cianjur, Herman Suherman mengatakan, Pemkab sudah seringkali berkomunikasi dengan imigrasi untuk membuat kantor perwakilan di Cianjur, supaya pengurusan administrasi pemberangkatan lebih terawasi.

“Kami juga sudah siapkan tempatnya, tapi sekarang belum ada. Jadinya TKI harus ke Sukabumi untuk mengurus berkas keberangkatan,” ujarnya kepada Kabar satu.com, Sabtu (23/9/2017).

Dia mengkhawatirkan, dengan jauhnya kantor Imigrasi, pengurusan menjadi lama dan dimungkinkan banyak bermunculan calo. “Makanya kami mendtandasnya.ntor Imigrasi segera buat kantor perwakilan di Cianjur,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, mengaku kecewa, kondisi Cianjur dengan ribuan TKI namun tidak ada kantor Imigrasi. Padahal seharusnya imigrasi membuat kantor di wilayah yang menjadi penyumbang TKI dengan jumlah besar.

“Kami akan fasilitas pemkab, sudah diminta surat usulannya yang akan ditembuskan ke kementerian dan komisi lain di DPR RI,” tuturnya.

Menurut Diah, keberadaan kantor Imigrasi dapat meminimalisir pemberangkatan ilegal para TKI. Pasalnya calon TKI bisa dengan mudah mencari informasi pemberangkatan yang legal dan resmi.

“Ini kan menyangkut tenaga kerja yang mayoritas perempuan sebagai TKI. Jangan sampai mereka diberangkatkan secara ilegal oleh oknum sponsor. Nantinyamereka dikhawatirkan jadi korban trafficking,” tandasnya.DIE




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.