Pemkot Bogor Batasi Jam Operasional Toko Modern

BOGOR – Merebaknya wabah Covid-19, berdampak luas. Sisi ekonomi masyarakat pun kena imbasnya, terutama di Kota Bogor. Hal ini dapat dilihat dari kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat melalui Instruksi Walikota dengan surat edaran Nomor 500/74-Hukham tahun 2020.

Dalam keterangannya, Pemkot Bogor memberlakukan aturan pembatasan jam operasional terhadap pertokoan, pusat perbelanjaan dan toko swalayan dalam upaya pencegahan kewaspadaan penyebaran infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bogor.

Baca juga :  Cegah Corona, Ini Hasil Rapat Bupati dan SKPD di Lingkup Pemkab Bogor

Surat ini juga merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jawa Barat nomor 400/26/HUKHAM tahun 2020 dan surat keputusan Wali Kota Bogor nomor 900.45-214 tahun 2020 yang secara garis besar menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Atas dasar tersebut, melalui surat ini, Wali Kota Bogor mengintruksikan kepada pelaku usaha pertokoan, pelaku pusat perbelanjaan dan pelaku usaha swalayan (perkulakan, hypermart, supermarket dan minimarket-red) agar membatasi jam operasional masing-masing.

Baca juga :  Bupati Yanti Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018

Untuk toko swalayan dan pusat perbelanjaan jam operasional berlaku dari pukul 11.00 – 20.00 WIB, untuk pertokoan di luar swalayan dan pusat perbelanjaan setiap hari hanya beroperasi dari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Namun begitu, pembatasan jam operasional ini tidak berlaku untuk apotik dan toko yang menjual obat-obatan dan alat kesehatan.

Baca juga :  Pemkab Bogor Bekukan Izin Minimarket

Diakhir surat, Wali Kota Bogor berharap agar instruksi ini benar-benar dijalankan dan berlaku sejak dikeluarkannya surat ini pada 23 Maret 2020 hingga 2 April 2020. FUZ/STR