Polres Cianjur Tangkap Pelaku Perakit Bahan Peledak

CIANJUR – Warga Kampung Lebak Saat, Desa Warga Asih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, ditangkap Polisi setelah diketahui merakit bahan peledak dengan daya ledak tinggi tanpa izin, Rabu (14/10/2020).

Kapolres Cianjur, AKBP mochammad Rifai membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dirinya merinci, jika pelaku berinisial D dan ditangkap berdasarkan adanya laporan masyarakat setempat yang resah dengan adanya perakitan bahan peledak.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, juga mengatakan, berdasarkan laporan itu, polisi langsung bergerak cepat dan berhasil menemukan gudang penyimpanan material bahan peledak tanpa izin.

Baca juga :  Dalam Sebulan, Polres Bogor Amankan 40 TSK Pengedar Narkotika

Rifai menuturkan, selain menciduk tersangka D, sejumlah barang bukti juga berhasil mengamankan. Barang bukti yang diamankan diantaranya, batangan pipa, resistor dan beberapa material yang biasa digunakan dalam pembuatan bahan peledak yang diketahui memiliki daya ledak tinggi itu.

Baca juga :  PT PPE Dilaporkan ke KPK

“Tersangka belajar merakit bom dari seorang rekannya. Saat ini baru sati orang yang ditetapkan tersangka, untuk rekannya kami juga telah mintai keterangan dan akan segera diamankan,” kata Rifai di Mapolres Cianjur, Rabu (14/10/2020).

Dari pengakuan tersangka, lanjut Rifai, bom pipa yang dibuat itu digunakan untuk membuat terowongan pada proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

“Bom pipa yang dibuat tersangka ini, memiliki daya ledaknya sangat tinggi. Dua unit bom pipa yang berhasil diamankan pun telah kami ledakan untuk menghindari terjadinya hal tak diinginkan,” katanya.

Baca juga :  2 ABG Alami Pelecehan Seksual Dalam Angkot

Tersangka dijerat dengan undang-undang Darurat nomor 12/1951 pasal 1 ayat (1) dan sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka diancam hukuman kurungan penjara seumur hidup dan maksimal hukuman mati,” pungkasnya. DIE