Rencana Pemagaran Dimulai.PT KAI Diharapkan Bijak Terhadap Warga Kampung Sukarayat

LEBAK, kabar1.com- PT.Kereta Api Indonesia (KAI)diminta bijak dan bantu warga kampung Sukarayat terutama yang berada di lingkungan RT.07 dan RW.15, kelurahan Muara Ciujung Timur kecamatan Rangkasbitung, kabupaten Lebak,Banten, hal itu diungkapkan ketika diadakannya repat mediasi antara warga dengan pihakĀ  PT.KAI setelah adanya rencana pembangunan pemagaran stasiun Rengkasbitung, yang berakibat akses jalan utama keluar masuk warga tersebut terputus.

Menurut Maryanto IskakĀ salah seorang tokoh masyarakat kampung Pasir Sukarayat yang hadir pada acara mediasi antara pihak PT KAI dengan masyarakat meminta agar pihak PT KAI mau memberikan akses jalan selebar 5 meter yang diperuntukkan bagi akses jalan masyarakat.

Baca juga :  HUT ke-74 TNI, Dandim Sumedang Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

“Kami minta pihak PT KAI mau memberikan akses jalan untuk kepentingan umum, terutama sebagai antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjadi kebakaran atau hal lainnya,” Ujarnya.

Baca juga :  Uu Ruzhanul Ulum Hentikan Pembelajaran Tatap Muka di Pontren Husnul Khotimah

Akibat pemukiman warga yang berbatasan langsung dengan lahan milik PT KAI, sehingga apabila pihak PT KAI melaksanakan pembangunan pemagaran, maka akses jalan satu-satunya bagi warga, benar-benar hilang, dan itu kami hanya meminta kebijakan dari pihak PT KAI bukan melawan atau mengganggu rencana pembangunan PT KAI ujarnya.

Baca juga :  Ini Cara Rekruitmen Panwascam Pilkada 2020 Oleh Bawaslu Banten

Dilokasi yang sama Murdani yang merupakan perwakilan dari pihak PT KAI tetap bersikukuh bahwa akses jalan hanya akan diberikan kelebihan jarak selebar 1,5 meter dari patok yang sudah ditentukan, atau tidak bisa mengabulkan permintaan warga yang meminta jalan selebar 5 meter ujarnya. (PIK)