RI Bersiap Renegoisasi dengan Rusia

JAKARTA, kabarsatu.com – Pemerintah berencana menggelar renegoisasi dengan Rusia ada keinginan untuk menambah lagi jet tempur buatan Rusia, Sukhoi. Sebelumnya Indonesia sendiri sudah mendapatkan 11 pesawat jenis ini.

Namun, pemerintah tidak ingin mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan tambahan Sukhoi tersebut. Mereka ingin, dengan imbal dagang senilai US$ 1,14 miliar yang awalnya akan digunakan untuk mendapatkan 11 Sukhoi SU- 35, bisa mendapatkan pesawat lebih dari yang direncanakan.

Baca juga :  Satgas Citarum Sektor 12 Tertibkan Ratusan KJA Di Waduk Cirata

“Presiden hanya ingin harga dinegoisasikan supaya lengkap dapatnya, dinegoisasikan supaya dapat lebih banyak,” kata Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo di Jakarta, seperti dikutip Kontan, beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Wapres JK: Deklarasi Perdamaian Pandangan Al-Quran

Mardiasmo juga mengatakan, negoisasi akan dilakukan oleh Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan dan Gatot Nurmantyo, Panglima TNI. Pemerintah berencana melakukan imbal dagang dengan Rusia untuk mendapatkan Pesawat Tempur Sukhoi SU- 35.

Baca juga :  DEKLARASI SEPAK BOLA INDONESIA 2017

 

Sekedar diketahui, berdasarkan data Wikipedia, harga satu unit Pesawat Sukhoi SU-35 diperkirakan antara US$ 40 juta- US$ 65 juta. Artinya, dengan imbal dagang US$ 1,14 miliar, harusnya jumlah pesawat yang bisa didapat sekitar 15 unit – 17 unit. FUZ*