Sebagian Orang Tua Siswa SDN 1 Ciburuy Menolak Suntik Campak

LEBAK | Kabar1.com- Dalam Rangka Perogram Bulan Imunisasi Anak Sekolah ( BIAS ) di Bulan Agustus yang di gencarkan pemerintah melalui Kementrian Kesehatan merupakan salah satu strategi pembangunan kesehatan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat.

Salah satunya di sekolah SDN 1 Ciburuy Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak, Banten, Ikuti suntik Campak sekaligus pemberian Obat Cacing.

“Untuk penyuntikan Campak dilakukan di Kelas I yang berjumlah 35 siswa-siswi. Tapi, ada beberapa Anak yang tidak di suntik dikarnakan ada yang sakit dan sebagian orang tua siswa menolak anaknya untuk tidak di suntik dengan alasan takut panas dan menjadi sakit, tapi untuk obat Cacing sejumlah 186 Siswa-siswi diberikan dari Kelas I sampai kelas VI.” ujar Hj. Siti Suarti, selaku Kepala sekolah(8/8/2018)

Masih kata Hj.Siti Suarti, padahal petugas Puskesmas Curugbitung sudah menjelaskan kepada orang tua Siswa tapi masih tetap saja ada orang tua siwa yang menolak Anaknya untuk di suntik. kamipun selaku pihak Sekolah dan pihak Puskesmas tidak bisa memaksa karna takut ada hal-hal yang tidak di inginkan para orang tua menyalahkan kami. tapi saya selaku kepala sekolah sangat mendukung penuh dalam program Kesehatan ini (BIAS).

Sebenernya apa sih Campak itu? pada Kabar1.Com dr. Riskiyanto slaku dokter di Puskesmas Curugbitung menjelaskan.“Campak ( Measles ) adalah penyakit infeksi menular melalui saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Sebagaimana kebanyakan penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus. hal ini tidak ada obatnya. Walaupun begitu, penyakit ini bisa di cegah, atau setidaknya dikurangi dampak bahayanya bila anak-anak yang rentan tetinfeksi tersebut mendapatkan imunisasi.

Lanjut dr.Riskiyanto” Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru( pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, bahkan sampai kematian. Gejalanya bisa mulai dari demam, ruam, batuk dan pilek, juga mata merah dan berair.

Untuk itu, maka para orang tua yang mempunyai anak di sekolah tidak perlu khawatir bila mana disekolah ada petugas Puskesmas yang datang kesekolah untuk melakukan BIAS. karena vaksin yang disuntikan adalah virus yang telah dilemahkan dan tidak punya kemampuan menginfeksi. Vaksin ini akan breaksi dengan sistem kekebalan anak yang disuntik, yang kemudian membentuk keimunan terhadap penyakitnya. dengan kata lain, imunisasi vaksin ini justru untuk mencegah infeksi, bukan menjadi penyebab anak menjadi infeksi.

“Maka dari itu kami selaku dokter sekaligus petugas Puskesmas Curugbitung mengajak pada para orang tua siswa-siswi yuk, kita manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan vaksinasi gratis namun sungguh penting untuk lindungi anak dari penyakit yang berbahaya. Demi masa depan cerah, tumbuh kembang yang sehat dan berkualitas dari anak-anak Indonesia,” Pungkasnya. IKI




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.