Tak Mau Rambut Beruban dengan Cepat, Ibrahimovic Enggan Jadi Pelatih

MILAN – Stiker gaet milik Ac Milan, Zlatan Ibrahimovic enggan menjadi pelatik bila karirnya sebagai pemain profesional berakhir. Menurutnya, profesi sebagai juru taktik akan membuat rambutnya beruban dengan cepat.

”Saya melihat kinerja pelatih sangat membuat stres. Bahkan, menurut saya, melatih setahun akan terasa sepuluh tahun. Seorang pelatih debutan pada tahun pertamanya berambut hitam. Tapi, pada akhir musim, rambutnya jadi putih,” tegas pria Swedia itu seperti dikutip dari Mirror.

Baca juga :  Dede Tesa Irawan, Fokus Tingkatkan Prestasi Olahraga dan Jaga Budaya

Sebelumnya, gembar-gembor jika Ibra-sapaannya, menjadi pelatih dicuatkan Sport Mediaset. Ditendangnya Zvonimir Boban dari posisi chief football officer AC Milan diklaim memengaruhi rencana Ibra untuk melanjutkan kebersamaannya dengan Rossoneri –sebutan AC Milan.

Baca juga :  Nurhayanti Inginkan Petinju Kab Bogor Berprestasi

Ya, Boban memang memegang peran besar dalam kedatangan Ibra ke Milan pada bursa transfer musim dingin Januari lalu. Boban tertendang dari Milan karena posisinya musim depan kabarnya akan diisi mantan pelatih Schalke 04 dan RB Leipzig yang kini menjadi kepala Departemen Sepak Bola dan Pengembangan Red Bull, Ralf Rangnick.

Baca juga :  Kapolda Jabar Pimpin Rapat Persiapan Asian Games 2018 Cabor Balap Sepeda

”Kalaupun tidak melatih, Ibra akan kembali ke Swedia untuk bergabung di manajemen klub yang beberapa saat lalu diakuisisinya,” tulis Sport Mediaset saat itu. */FUZ