Tinggal Tanah Merah dan Berbatu, Dua Ruas Jalan Ini Rusak Berat

LEBAK, kabar1.com – Nyaris lima belas tahun sudah jalan Denda Kusumah, Desa Bojong Cae, Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten dalam kondisi rusak berat. Mirisnya, kondisi jalan penopang perekonomian warga sekitar yang dulunya berupa aspal, namun kini menyisakan menyisakan bebatuan dasar di lapisan paling bawah.

Padahal dari penuturan Usup, Kepala Desa Bojong Cae, jalan sepanjang 2 kilometer itu merupakan jalan akses lalulintas warga ppenghubung dua wilayah yaitu Ibukota, Kabupaten Lebak dan Kampung Jambu Baru, Tunjung Teja, Kabupaten Serang.,

Baca juga :  Coran IPAL Komunal Cisirung Dibuka, Para Pemilik Pabrik Diminta Tandatangani Komitmen

“Kindisi jalan Denda Kusumah sekarang sih,yang ada tinggal lapisan bawah saja. Makanya kalau hujang jalanan jadi licin akibat tebalnya lumpur,” terangnya, pada kabar1.com, Selasa (16/6) di ruang kerjanya.

Selain itu, ungkap Usup, kerusakan jalan Desa tidak hanya di kawasan Denda Kusumah, namun mengular hingga kawasan Bojong Cae. “Selain itu, jalan AMD Manunggal juga rusak. Yang sebagian ruasnya masuk ke wilayah Bojong Cae. Saat ini kondisi fisiknya sama rusaknya dengan jalan Denda Kusumah,” imbuhnya.

Baca juga :  Dansektor Pembibitan Citarum : Merubah Mindset Penggarap Lahan Tak Kalah Penting Dari Menyediakan Tanaman

Untuk itu, Usup berharap adanya upaya dari pemerintah daerah yang saat ini sedang giat-giatnya melangsungan pembangunan wilayah.

“Jalan Denda Kusah dan Jalan AMD ini kan sama vitalnya. Dimana masyarakat hanya dapat melalui dua ruas jalan itu, terutama jika akan menuju kawan Pamarayan dan stasiun jambu baru, Detang,” jelas Usup.

Baca juga :  Panen Raya, Poktan Mekar Hasilkan 8,5 Ton Gabah Basah

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi kabar1.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, H Wawan Kuswanto, belum dapat dimintai komentarnya dengan alasan sedang tidak di tempat.

“Pak kadis sedang keluar pak,” terang salah seorang staf Dinas PUPR Kabupaten Lebak.YNS