Wow, KPK Terima 459 Aduan Soal Dana Desa

BOGOR, www.kabar1.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, sejak tahun 2015 sampai 2017 ini, KPK telah menerima sebanyak 459 aduan penyimpangan dana desa. Dugaan korupsi itu, ada yang langsung dilakukan oleh kepala desa maupun perangkatnya.

Kepala Satuan Tugas (Kastgas) I Bidang Pencegahan KPK Tri Gamavera mengatakan banyakanya anggaran yang disalah gunakan oleh para kepala desa disebabakan oleh beberapa faktor utama, msialnya masih lemahnya pengawasan.

“Di kita masih lemah pengawasannya. Padahal dalam aturan sudah jelas tertera, penggunaan dan pemanfaatan dana desa ini harus melibatkan semua komponen masyarakat yang ada di desa, mulai dari pengusulan, perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan,masyarakat pun ikut terlibat, tapi kenyataan yang ada masih jauh dari harapan. Jika ini dilakukan, potensi dana desa disimpangkan atau dikorupsi makin kecil kemungkinannya,” ungkap Tri.

Selain pengawasan, Tri menuturkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di desa belum semuannya cakap dalam mengelola anggaran. “Ini menjadi tugas pemerintah daerah membantu kepala desa dan perangkatnya untuk meningkatkan kualitas SDM di desa, termasuk didalamnya dunia usaha. Mereka (pemda) berkewajiban membantu dengan menyediakan tenaga-tenaga ahli,” tuturnya.

Tri mengharapkan adanya keselarasan antara anggaran dengan proyek nyata yang dapat dibangun oleh kepala desa sebagaiamana mestinya.

“KPK berharap dengan bantuan ini semua pihak melakukan pengawasan, hingga dana desa yang nilanya besar ini penggunaannya tepat sasaran, sesuai dengan tujuan atau target dari Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang keharusan terciptanya pemerataan pembangunan dan terhentinya arus urbanisasi tercapai,” harapnya.CH




Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.